Kamis, 17 November 2011

jangan pergi , pelita ceritaku !

"Hujan pergilah bersama pelangi yang telah redup"

Mungkin aku bisa dikatakan seperti bintang ,yang hanya bisa berkilau memancarkan cahayanya ketika malam., namun ketika siang menjelang ,aku tak tampak ,aku tertutupi oleh langit . Aku hanya sebagai pelengkap malam untuk pengindah langit yang gelap untuk hati yang suram . Terkadang aku bisa muncul dengan ukuranku yang besar dan begitu terang hingga semua mata dikejauhan dari bumi melihatku , namun terkadang ukuranku kecil sekali jika dipadang , bahkan mungkin tak terlihat dan dikagumi seperti aku biasanya .

ilustrasi itu mungkin cocok untukku sekarang . Aku memang bukan bintang , aku hanya sekedar bulan purnama yang orang pun tidak tahu kapan datangnya , dan itu menandakan kalau aku tidak dibutuhkan . Aku kehilangan cahaya pembantuku dari sinar yang membelakangi langit,aku juga tidak tahu apa . Seperti sekarang aku kehilangan pelita ceritaku, naungan tempatku berbagi . Bukan hanya satu , namun lebih dari satu . Aku fikir ini memang kesalahanku yang berusaha untuk menjadi matahari yang memang diharapkan dan bahkan dibutuhkan kehadirannya untuk bumi .

"Tidak ada kalimat yang tak ingin aku ucapkan ,selain "kembalilah memelukku erat dan menjadikanku sahabat dalam jiwa yang telah kita bentuk"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar