Kamis, 20 Oktober 2011

ikrar hati ku

Persisnya , aku tidak tahu definisi cinta secara hakiki itu apa , aku juga tidak tahu “apa aku pernah merasakan cinta yang didefiniskan itu”. Namun aku wanita yang memang ditakdirkan Tuhan untuk mencintai pasanganku .Aku selalu bermimpi ingin memiliki pasangan hidup dengan orang yang aku cintai seumur hidupku , aku tidak ingin ada kata penyesalan untuk pernikahan ku kelak . Aku ingin mencintai pasanaganku seperti ayah mencintai ibuku .Sekilas memang abstrak arti cinta yang aku punya , tetapi aku mengerti definisi cinta pun juga dari kasih dan sayang yang orang tua berikan kepadaku. Ibuku pernah mengatakan “jadilah sebuah berlian yang jika dibeli akan bernilai mahal , namun jangan jadi sebuah permen yang dimana pun orang mampu untuk menemukannya”. Itulah prinsip yang sedang aku tanamkan dalam diriku , aku bukannya sedang lagi memunafikkan siapa diriku tentang mencintai pasanganku . Tetapi aku lagi berusaha memahami bagaimana cara mencintai yang baik .

“aku milikmu” kata itu seperti sudah hadir dalam diriku ketika aku mengenalmu , ketika kau memberikan perbaikkan tentang definisi cinta yang sedang aku cari . Kau hadir disaat yang tepat , disaat luka yang belum berkembang lebih besar dalam hatiku , disaat kepercayaan dalam diriku kuat tentang dirimu . Ntah ini secara kebetulan atau mungkin Tuhan memang telah menakdirkan kau sebagai motivator ku menemukan cinta . Aku benar-benar tidak bisa melukiskan kebahagiaan hati jika aku mampu menatap dua bola mata mu secara langsung , sungguh itu lebih sulit ketika aku harus ditunjuk kedepan untuk membacakan pidato bahasa inggris yang diminta guruku .Ternyata mencintai itu tidak mudah daripada harus memahami secara pasti hukum newton dalam fisika ataupun perbandingan antara hutang dan modal dalam ilmu akutansi .
Kamu harus tahu satu hal “aku begitu bahagia ketika Tuhan membiarkan aku mencintaimu dan bersamamu menikmati cinta yang kita tanam” ,  Jangan biarkan aku untuk menemukan arti cintaku seorang diri karena sesungguhnya aku tidak pernah mampu jika Tuhan mengambil mu kembali .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar